Dia menangis. Kali ini bukan akting. Air mata benaran itu tumpah ruah mengiringi ucapan maaf dari bibir yang bergetar.
Wanita itu, Cut Tari, implisit mengakui dirinyalah yang terekam dalam frame video hot bersama lawan mainnya, Ariel. Dalam video kualitas mobile phone itu, keduanya bercinta begitu hangat dan menggetarkan. Sosok Cut Tari terlihat amat menikmati persetubuhan itu.
Padahal diyakini, saat video itu dibuat, Tari telah berstatus istri dari Yohanes Yusuf Subrata. Pengacara Tari, Hotman Paris memperkuat pengakuan kliennya. Eksplisit, Hotman menegaskan jika kliennya mengakui kebenaran video itu. Lalu, mengapa sebelum-sebelumnya, Tari terkesan sekuat tenaga menyangkalnya?
Mari dilihat dari aspek paling manusiawi. Tari, meskipun tergolong artis papan atas, menunjukkan sosok dirinya yang paling asli, yakni manusia biasa seperti orang kebanyakan, yang tak luput dari cacat cela. Sementara media dan opini publik terus menghakiminya, sebagai sosok hina.
Wanita itu, kebetulan saja Tari. Pasti banyak Tari-Tari lainnya yang saat ini masih bisa tersenyum sembari memendam waswas yang dalam. Bukan mustahil, hanya dalam hitungan detik, kondisi bisa beruah sebegitu drastis. Sama ketika Tari masih jadi presenter acara gosip, ikut "mengosok" skandal-skandal lain.
Bersyukurlah, dalam episode kehidupan manusia yang singkat, masih diberi kesempatan untuk mempelajari hakekat kehidupan fana dari seorang Tari.

0 komentar:
Post a Comment