Astaga! Baru kusadari, nyaris tiga bulan belakangan tak pernah lagi merasakan hangatnya suasana warung kopi (warkop) di Kota Pontianak. Okey lah kalau begitu, Sabtu (26/6/10) ini aku off kerja, jadi bisa sejenak melepaskan rutinitas kantor.
Bersama beberapa teman, menikmati malam yang kian merambat, di sebuah warkop di jantung kota, yang ramai oleh jubelan pengunjung serta lalu-lalang kendaraan yang seakan tiada habis.
Seorang wanita penjual suplemen mendekati meja kami. Aku tak berselera meladeni, karena yakin tubuhku masih belum butuh aneka doping untuk memelihara kebugaran. Justru temanku yang betah berlama-lama meladeni wanita berkaus hijau cerah itu, sampai berhasil mendapatkan akun facebook-nya.
Kak ati kau lah, aku mau mengobati rindu kehangatan warkop dengan tenggelam dalam pikiran sendiri!

0 komentar:
Post a Comment