Saya punya seorang sahabat yang sudah saya anggap sebagai The Guru. Di masa muda, dia adalah seorang wartawan andal. Ketika orang lain terus saja menekuni profesinya, dia justru memilik keluar dari institusi pers yang cukup terkemuka di Indonesia ini.
Dia memilih jalan lain, menjadi seorang enterpreneur! Ketika saya berkunjung ke Jakarta, saya berkesempatan menginap di rumahnya, juga mengunjungi kantornya. Dia memiliki dua unit kantor untuk dua urusan yang berbeda.
Saya terkagum-kagum! Ketika saya tanya, dari mana dia memodali usaha itu, dengan kalem dia menjawab: "Modal awal dua komputer, itupun yang satu unit ngadat." Hahaha.
Dan saya diingatkan, jika ingin menjadi seorang enterpreneur, harus siap dengan berbagai risiko. Apakah saya siap? Apakah saya mampu? Apakah saya berani keluar dari "zona nyaman" sebagai seorang buruh seperti saat sekarang ini?

0 komentar:
Post a Comment